Benjamin Franklin adalah orang yang aktif bergerak. Sepanjang hidupnya, rasa ingin tahu dan passion yang ia miliki membuatnya ahli dalam berbagai bidang. Mulai dari menulis, pen erbit, diplomat, penemu, dan salah satu pendiri Amerika Serikat.
Diantara penemuannya adalah penangkal petir, kacamata bifokal, dan tungku Franklin. Franklin adalah salah satu orang yang berperan dalam mendirikan perpustakaan umum, pemadam kebakaran di Philadelphia, dan pendukung awal sistem asuransi. Ia juga telah berlayar menyebrangi Atlantik sebanyak delapan kali. Sepanjang hidupnya ia terus mengasah kemampuan dirinya. Dengan ini, jelas bahwa Benjamin Franklin adalah salah satu orang yang mampu konkret menyelesaikan masalah.
Pelajaran yang bisa didapat dari perjalanan hidupnya adalah:
1. Sedikit bicara, banyak bekerja
Well done is better than well said
Berbicara itu mudah. Membicarakan pekerjaan terus menerus tak akan membuat tugas itu selesai. Seringkali kita melihat orang yang membicarakan hal-hal yang akan mereka lakukan namun sedikit yang mulai mengerjakannya. Hal ini menyebabkan masyarakat di sekitarnya mempertanyakan kredibilitasnya. Hanya dengan mengerjakannyalah satu-satunya cara untuk mengerjakan tugas.
2. Jangan menunda
Never leave that till tomorrow which you can do today
Benjamin Franklin bukanlah orang yang suka menunda-nunda pekerjaan. Ia bekerja keras dengan tujuan terukur yang jelas. Pekerjaan apa yang Anda tunda yang sebenarnya dapat memberikan perbedaan dalam hidup Anda hari ini?
3. Selalu siap
By failing to prepare, you are preparing to fail
Kamu memerlukan rencana untuk mencapai tujuanmu. Beraksi tanpa persiapan akan membuatmu terkena lebih banyak sandungan di tengah jalan. Milikilah rencana yang realistis untuk selangkah lebih dekat menuju sasaran yang akan kau capai.
4. Jangan melawan perubahan
When you’re finished, you’re finished
Kebanyakan orang tidak menyukai perubahan, ada orang-orang yang menaiki arusnya. Semakin kuat kita melawan perubahan, semakin banyak waktu dan tenaga kita habiskan. Hindarilah pertarungan melawan perubahan. Fokuslah Kapanpun, cobalah untuk memandang perubahan sebagai hal yang positif daripada mengeluhkannya.
5. Bergeraklah
All mankind is divided into three classes: those that are immovable, those that are movable, and those that move
Penggerak adalah orang-orang yang mengambil tindakan, orang yang menyelesaikan tugas, sementara orang yang lembam hanya duduk menggaruk-garuk kepalanya, keheranan mengapa orang lain bisa sukses. Kamu ingin ada di kelompok orang yang mana?
6. Hindari “kesibukan”
Never confuse motion with action
Seringkali kita sibuk mengerjakan sesuatu. Menghadiri satu rapat ke rapat lainnya, namun kadang tak ada hasilnya. Selepas bekerja, seberapa banyakkah kesibukan kita yang bisa kita banggakan? Seberapa banyak kesibukan meningkatkan kualitas hidup orang lain? Kita perlu membuat setiap hal yang kita lakukan berarti.
7. Bolehkanlah dirimu membuat kesalahan
Do not fear mistakes. You will know failure. Continue to reach out.
Jika takut melakukan kesalahan, kita akan terus takut melakukan hal-hal yang baru. Rasa takut membuat kita diam di zona nyaman. Berada di zona nyaman takkan membuat dirimu hebat. Ambillah risiko dan izinkan dirimu untuk membuat kesalahan. Dengan ini kesuksesan yang ingin kau raih akan kau capai.
8. Tangkaplah kesempatan sesegera mungkin
To succeed, jump as quickly at opportunities as you do at conclusions.
Kesempatan ada dimana-mana. Cara menangkapnya adalah dengan menjadi cukup cepat dan cukup pintar ketika dia datang. Daripada langsung menganggap bahwa hal itu tidak dapat dikerjakan, tanyalah dirimu sendiri “bagaimana jika tidak kulakukan?”
9. Teruslah bertumbuh
Be at war with your vices, at peace with your neighbors, and let every new year find you a better man.
Kita semua memiliki sisi buruk atau sisi jahat. Kuncinya adalah menjaganya agar tetap terkendali atau memusnahkannya. Bersikap baiklah kepada orang-orang di sekitarmu, tetangga, keluarga, rekan kerja, dan sahabat. Jangan pernah menganggap bahwa dirimu telah cukup baik. Ingat bahwa setelah buah matang, ia hanya akan membusuk.
10. Terus maju
Diligence is the mother of good luck
Pernahkah kamu melihat pengusaha yang sukses dan berpikir betapa beruntungnya mereka? Seringkali, keberuntungan bukanlah penyebab kesuksesannya. Kerja keras dan pengorbananlah yang membuat mereka mampu mencapainya. Orang sukses menghadapi kesalahan. Mereka melawan setan yang membisiki jiwa mereka dan terus maju.
11. Kenali dirimu
There are three things extremely hard: steel, a diamond, and to know one’s self
Memahami diri sendiri tidaklah mudah. Kadang kita menolak untu melihat diri kita sebagaimana adanya. Lebih mudah jika kita mendramatisir kekurangan kita atau melihat diri kita hanya dari pendapat orang. Mulailah jujur terhadap dirimu sendiri. Sebenar-benarnya. Lalu terimalah dirimu dengan penuh kasih sayang.
12. Jangan kecewakan dirimu sendiri
Who had deceived thee so often as thyself?
Kita menghabiskan banyak waktu khawatir kalau-kalau orang lain akan menyakiti diri kita, namun tidak menyadari kerusakan yang kita buat sendiri terhadap hidup kita. jika kamu mengatakan hal-hal negatif terhadap diri kita sendiri. membohongi diri sendiri, atau memanjakan diri dengan tidak disiplin maka kamu sedang menyabotase dirimu sendiri. Hidup sudah cukup menantang tanpa kita mempersulit diri sendiri. Bersikap baiklah pada dirimu sendiri. Perlakukan dirimu seperti kamu melakukan teman dekatmu.
13. Jangan menyerah
Energy and persistence conquer all things
Mengejar mimpi bisa jadi melelahkan. Akan ada hari-hari kita ingin menyerah. Akan ada masa-masa energi kita habis terkuras dan ingin tidur saja. Namun kamu terus bertahan, hari demi hari, karena kamu percaya pada dirimu sendiri dan kamu memiliki keinginan dan kekuatan untuk mempertahankan kepercayaanmu.
14. Ambil pelajaran
Life’s tragedy is that we get old too soon and wise too late
Franklin sangat memegang prinsip ini. Siapa yang tidak pernah terlintas dalam benaknya, andai saja aku tahu ini dari dulu? Sayangnya hingga kini belum ada mesin waktu, kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Kuncinya adalah mengambil pelajaran secepat mungkin.
Sumber: http://www.dumblittleman.com/